PURBALINGGA, SATELITPOST- Jemaah haji asal Kabupaten Purbalingga dilepas keberangkatannya oleh Wakil Bupati Purbalingga, Sukento Ridho M, Selasa (10/9) pagi. Dalam acara itu wbup meminta kepada calon jemaah haji untuk mendoakan Kota Purbalingga.

Menurut dia, di Kabupaten Purbalingga masih banyak orang yang hidup dalam kemiskinan. Tiap harinya mereka tidak dapat makan tiga kali. Bahkan rumahnyapun sangat jauh dari standar rumah sehat dan menyedihkan. Wabup atas nama Pemkab Purbalingga menyatakan, rasa bahagia dan bersyukur, serta berharap calon Jemaah haji dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Dilansir Purbalinggakab.go.id, Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Purbalingga Muchlis Abdillah mengatakan, jumlah calon jamaah haji yang berangkat tahun ini sebanyak 364 orang, terbagi dalam tiga kloter. Meski ada Jemaah calon haji yang masuk kategori risiko tinggi (riskti) namun secara fisik kondisinya sehat dan tidak ada riwayat penyakit yang membahayakan.

Ia menyebutkan, pemberangkatan dilaksanakan hari Sabtu 21 September melalui kloter 32, sejumlah empat orang bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Banyumas. Kloter 33 sejumlah 358 orang, akan berangkat dari Purbalingga Sabtu 21 September, pukul 07.30 pagi.

Dua Jemaah tambahan atas nama Samini dari Kalitinggar Kecamatan Padamara dan Satirah dari Kutasari akan diberangkatakan pada 8 Oktober mendatang. Dari data di Kemenag Purbalingga, minat PNS untuk berhaji semakin tinggi, terlebih dikalangan guru, karena adanya sertifikasi, daftar tunggu untuk calon haji asal Purbalingga sudah mencapai tahun 2026.

sumber: SatelitPos,   Pemkab Purbalingga

Sementara itu jamaah haji dari Kecamatan Karangmoncol sebanyak 28 orang.