DOA AKHIR TAHUN

Dibaca Ba’da Shalat Ashar akhir bulan Dzulhijjah

بِسْمِ اللهِ الرّحمنِ الرّحِيمِ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيّدِناَ محمّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ, اللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِـي هذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ, وَحَمَلَتْ عَلَىَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ اِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جِرَاءَ تِيْ  عَلَى مَعْصِيَتِكَ. فَاِنِّيْ اَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِى بِفَضْلِكَ وَمَا عَمِلْتُهُ فِيْهَا مِمَّا  تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَاَسْاءَلُكَ. اَللّهُمَّ يَا كَرِيْمُ  يَاذ َالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ اَنْ تَقْبَلَهُ مِنِّيْ وَلاَتَقْطَعُ رَجَاِئىْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيّدِنَا محمّدٍ وَعَلى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga rahmat dan salam tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, teriring keluarganya, dan sahabatnya. Ya Allah, apa yang aku perbuat sepanjang tahun ini berupa perbuatan-perbuatan yang Engkau melarangku melakukannya, sedakangkan aku belum sempat bertaubat daripadanya, padahal Engkau tidak meridloi dan tidak akan melupakannya, dan Engkau bermurah hati kepadaku padahal Engkau kuasa menyiksaku, dan Engkau telah menyeru aku agar bertaubat daripadanya setelah kelancanganku berbuat maksiat kepada-Mu. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampun kepada-Mu, karena itu ampunilah aku dengan anugerah-Mu, dan segala perbuatan yang Engkau ridloi yang telah kulakukan tahun ini, dan Engkau telah menjanjikan pahala, maka aku kini mohon kepada-Mu. Ya Allah, Zat Yang Maha Mulia, Zat Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan, terimalah permohonanku ini, dan janganlah Engkau putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Zat Yang Maha Mulia. Dan semoga  rahmat dan kesejahteraan Allah tetap terlimpahkan kepada junjungan kami Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

DOA AWAL TAHUN

Dibaca Ba’da Maghrib awal Bulan Muharram

بِسْمِ اللهِ الرّحمنِ الرّحِيمِ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيّدِناَ محمّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ, اللّهُمَّ اَنْتَ اْلاَبَدِىُّ الْقَدِيْمُ اْلأَوَّلُ, وَعَلَى فَضْلِكَ اْلعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ, وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ اَقْبَلَ. نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَاَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ وَاْلعَوْنَ عَلى هَذِهِ النَّفْسُ اْلاَمَّارَةِ بِالسٌّوْءِ, وَاْلاِسْتِغَالَ  بِماَ يُقَرّبُِنِيْ اِلَيْكَ زُلْفى يَاذَالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيّدِنَا محمّدٍ وَعَلى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga rahmat dan salam tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, teriring keluarganya, dan sahabatnya. Ya Allah, Engkaulah Zat Yang Abadi, Yang Terdahulu, Yang Mula-mula. Atas anugerah-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang dijadikan pegangan, inilah  tahun beru telah datang. Kami mohon kepada-Mu pemeliharaan selama tahun ini dari setan, sahabat-sahabat dan pasukannya, dan kami mohon pertolongan-Mu untuk melawan hawa nafsuku ini yang selalu mengajak kepada kejahatan, dan kami mohon kesibukan dengan amal yang dapat mendekatkan diriku kepada-Mu  sedekat-dekatnya, wahai Zat yang memiliki kebesaran dan kemuliaan. Dan semoga  rahmat dan kesejahteraan Allah tetap terlimpahkan kepada junjungan kami Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Makna Hijrah

Hal penting yang harus kita ambil pelajaran dari bentuk-bentuk perubahan waktu adalah bagaimana kita memanfaatkan waktu itu. Dan untuk itu harus dimulai dari diri kita masing-masing.

Sebagai manusia biasa tentu pernah mengalami dan melakukan berbagai perbuatan. Ada yang baik ada yang jelek, kadang taat kadang tidak, kadang bersyukur kadang lupa, dll. Pengalaman dan sejarah masa lalu yang kurang baik adalah pelajaran yang berguna untuk selanjutnya kita memperbaiki diri, dan pengalaman sejarah masa lalu yang baik adalah pijakan untuk menentukan langkah selanjutnya agar lebih meningkat lagi.

Sebuah hadits menyebutkan:

مَنْ كَانَ يَوْمُهُ خَيْرًا مِنْ اَمْسِهِ فَهُوَ رَابِحٌ

Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, itulah orang yang beruntung.

Al-Qur’an Surat Al ‘Ashr :

والعصر. ان الأنسان لفي حسر. الا الذين امنوا وعملوا الصالحات وتوا صواب الحق وتوا صواب الصبر

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Ayat-ayat ini menerangkan bahwa manusia yang tidak dapat menggunakan waktunya, tidak dapat menggunakan masanya dengan sebaik-baiknya termasuk golongan yang merugi. Dalam ayat ini dijelaskan ada tiga orang yang tidak akan merugi ketika berada pada waktu atau masa tertentu, yaitu orang yang beriman, orang yang mau mengerjakan amal sholih, dan orang yang mau memberi nasehat untuk mentaati kebenaran dan kesabaran.

Oleh karena itu, marilah kita mulai dari diri kita, mulai dari hal-hal kecil yang kita bisa, dan mulai sekarang. Kita berhijrah minadzulumati ilannuur. Berhijrah untuk mengubah sikap dan perbuatan yang tidak baik menuju sikap dan perbuatan yang baik, berhijrah dari hati yang kotor menuju hati yang bersih, dari sifat bakhil menjadi dermawan, dari malas menjadi rajin, dari egois menjadi peduli sosial dll.

Sabda Rasulullah Saw:

اَلْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللهُ عَنْهُ

Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah Swt (HR.Bukhori Muslim).

Semoga di tahun baru ini kita senantiasa mendapatkan kebaikan dan hidayah dari Allah Swt.***